• Minggu, 22 Maret 2015

    BEM INI DALWA

    Aku Menulis Maka Aku Ada


    Image result for pentingnya menulis

                Dunia santri itu tidak akan pernah lepas dari tulis menulis, kita sering di suruh oleh guru (Assatidz) untuk memaknai kitab, mengerjakan PR, mengarang hingga menulis  tulisan dari kitab – kitab yang ingin digunakan oleh guru kita. Berangkat dari bekal tersebut , maka sudah sepantasnya kita lah generasi yang terdepan dalam dunia penulisan di era ini.
                Namun realita berkata bahwa saat ini begitu di sayangkan kita malah tertinggal jauh oleh para musuh islam yang kenyataannya malah lebih giat dalam menulis dan membuat suatu karya sehingga jangan di salahkan bahwa saat ini musuh – musuh islam malah menjadi simbol dari kemajuan ilmu dan teknologi di era ini. Kita bisa lihat berapa banyak penemuan – penemuan yang mereka buat , sehingga rela atau tidak saat ini kita bisa di bilang sebagai bangsa yang terbelakang. Padahal sejarah telah mengungkap betapa hebatnya islam di masa lampau yang membuat islam bisa tersebar dalam waktu singkat keseluruh penjuru dunia, tentu itu semua tak lepas dari keistimewaan – keistimewaan yang dimiliki oleh umat islam baik dalam segi akhlak, ilmu maupun teknologi di era itu, tentu kita kenal siapa Ibnu Sina, Al- Khuwazimi Al- Jabbar dan lainnya , yang mana sejarah mencatat bahwa merekalah penemu – penemu hebat yang diakui oleh dunia sepanjang zaman.
                Diantara penyebab yang membuat kita tertinggal adalah saat ini kita seakan alergi  untuk menulis dan membuat karya. Padahal ulama’ mengungkapkan :
    "القلم صلاح المؤمن"..
    Pena adalah senjata orang muslim”
    Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki selalu berpesan kepada muridnya untuk selalu membawa pena dan buku saku dimanapun berada. Dari fakta tersebut maka seharusnya menjadi motivasi bagi kita semua untuk menambah semangat dalam menulis, karena dengan tulisan lah kita akan dikenal selalu sepanjang masa dan membuat amal kita akan senantiasa mengalir hingga akhir zaman selama tulisan kita dibaca oleh orang seperti diungkapkan dalam hadist Rasul :
    اذا مات ابن اَدم انقطع عمله الا من ثلاث : صدقة جارية او علم ينتفع به او ولد صالح يدعو له (رواه مسلم)
    Artinya : jika anak adam telah meninggal maka akan terputus segala amalnya kecuali tiga perkara : Amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh”
    Ditambah lagi dengan motivasi untuk menyenangkan hati baginda Rasullullah SAW, yang harusnya membuat kita semakin berambisi untuk bisa menjadi penulis. Dan akhiranya membawa kembali islam seperti pada zaman keemasan dahulu.
    Dengan tulisan lah kita akan abadi dan dengan menulis maka aku ada.

    Penulis : M. Ilham Bayhaqi (Presiden BEM INI DALWA)

    BEM INI DALWA

    About BEM INI DALWA

    Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

    Subscribe to this Blog via Email :